TEMANGGUNG – Persoalan sampah membutuhkan solusi yang tidak hanya mampu mengurangi volume timbunan, tetapi juga memudahkan proses pemilahan agar sampah dapat dimanfaatkan kembali. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Nur Cahyo MBNRPS, ST dari Rekayasa Industri CV Nurida, Kedu, Temanggung, mengembangkan inovasi Mesin Penghancur Sampah dan Pemilah Sampah di Box Filter. Inovasi tersebut menjadi salah satu karya dalam Lomba KRENOVA 2025.
Mengusung semangat Temanggung Bersenyum (Bersih, Sehat, Nyaman untuk Masyarakat), mesin ini dirancang untuk membantu mempercepat proses pengolahan sampah melalui dua tahapan utama, yakni penghancuran dan pemilahan material sampah.
Inovasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R). Dengan mengurangi timbunan sampah, memanfaatkan kembali material yang masih bernilai guna, serta mendorong proses daur ulang, sampah diharapkan tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.
Menghancurkan Sekaligus Memilah
Keunggulan utama mesin ini terletak pada kemampuannya melakukan penghancuran sekaligus pemilahan material organik dan plastik.
Cara kerjanya cukup sederhana. Setelah mesin dihidupkan, material sampah dimasukkan melalui corong inlet menuju mesin penghancur. Material yang telah dihancurkan kemudian keluar melalui corong outlet dan melewati filter yang terpasang di bagian depan mesin.
Pada proses tersebut, material organik akan turun melewati filter, sedangkan material plastik terdorong ke bagian depan. Dengan mekanisme tersebut, sampah organik dan plastik dapat terpisah secara langsung setelah proses penghancuran.
Desain mesin juga dibuat praktis. Unit penghancur dan filter dapat dipisahkan karena dihubungkan menggunakan baut. Selain itu, mesin dilengkapi roda sehingga lebih mudah dipindahkan sesuai kebutuhan di lokasi pengolahan sampah.
Lebih Cepat dan Portabel
Dibandingkan proses penghancuran dan pemilahan yang dilakukan secara manual, mesin ini dirancang untuk mempercepat pengolahan material sampah sekaligus memisahkan sampah organik dan plastik.
Selain mengutamakan efisiensi waktu, mesin memiliki karakter portabel, spesifikasi yang lebih lengkap, perawatan yang relatif mudah, serta dirancang agar aman digunakan.
Karakteristik tersebut membuat mesin memiliki peluang untuk diterapkan pada berbagai skala pengelolaan sampah, terutama di lokasi yang membutuhkan peralatan yang dapat dipindahkan dan digunakan secara fleksibel.
Menjangkau TPS3R hingga Pengolahan Pupuk
Pemanfaatan mesin tidak hanya diarahkan untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPA. Dalam proposal inovasi, sasaran penerapannya mencakup TPA Kabupaten, TPS3R di tingkat kecamatan maupun desa, hingga pemanfaatan hasil pemilahan untuk berbagai kegiatan produktif.
Material yang telah dipisahkan dapat diarahkan untuk berbagai kebutuhan. Sampah plastik berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan kerajinan plastik dan proses daur ulang, sedangkan material organik dapat digunakan dalam pengolahan pupuk serta diarahkan untuk mendukung kebutuhan nutrisi pakan pada sektor peternakan dan perikanan sesuai pengolahan lebih lanjut.
Bahkan, dokumen inovasi tersebut mencantumkan adanya hasil uji coba mesin untuk pengolahan pupuk, menunjukkan bahwa inovasi tidak berhenti pada proses penghancuran dan pemilahan, tetapi diarahkan menuju pemanfaatan material hasil pengolahan.
Dari Sampah Menjadi Sumber Daya
Kehadiran Mesin Penghancur dan Pemilah Sampah di Box Filter memperlihatkan bahwa pengelolaan sampah dapat dikembangkan melalui pendekatan teknologi tepat guna. Sampah yang sebelumnya dipandang sebagai material buangan dapat dipilah berdasarkan jenisnya sehingga lebih mudah diarahkan menuju proses pemanfaatan berikutnya.
Inovasi karya Nur Cahyo ini sekaligus membuka peluang penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Dengan sasaran penerapan mulai dari TPA hingga TPS3R, mesin tersebut dapat menjadi salah satu alternatif teknologi untuk mendukung pengurangan timbunan sampah dan meningkatkan efisiensi proses pengolahan.
Lebih jauh, inovasi ini membawa pesan bahwa penyelesaian persoalan sampah tidak hanya berbicara tentang bagaimana membuang sampah, tetapi juga bagaimana mengolah, memilah, dan memberikan nilai tambah pada material yang masih dapat dimanfaatkan.
Melalui perpaduan teknologi penghancuran dan sistem pemilahan dalam satu perangkat, Mesin Penghancur Sampah dan Pemilah Sampah di Box Filter hadir sebagai salah satu contoh inovasi lokal Temanggung yang mencoba menjawab persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah secara lebih produktif.
BAPPERIDA