TEMANGGUNG – Masalah bau kaki atau bromodosis yang kerap mengganggu kenyamanan beraktivitas memicu sekelompok siswi kreatif dari MA Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak, Temanggung, untuk menciptakan solusi unik. Mereka sukses mengembangkan "SOLEFRESH", sebuah inovasi alas sepatu anti bau yang memanfaatkan perpaduan bahan alami ramah lingkungan, yaitu sabut kelapa (Cocos nucifera) dan jahe (Zingiber officinale).
Inovasi ini digawangi oleh tim siswi Kelas XI-D Ristek yang terdiri dari Laely Shifa Rahayu, Etik Widia Fatma, Hanida Zaina Zahra, dan Ifra Zahra Zafirah, di bawah bimbingan guru Putri Fitriana, S.Pd. dan Uzlina Rahmawati, S.Kom. Ide ini muncul dari keresahan terhadap pertumbuhan bakteri seperti Staphylococcus epidermidis dan Cutibacterium acnes yang memicu bau tidak sedap saat kaki berkeringat di dalam sepatu dalam waktu lama.
"Produk ini dirancang untuk mengatasi bau kaki secara alami dengan memanfaatkan potensi lokal. Sabut kelapa berfungsi optimal untuk menyerap keringat, menjaga sirkulasi udara, dan mudah didapat. Sementara jahe memiliki sifat antibakteri alami sekaligus memberikan aroma segar yang nyaman," jelas tim penemu SOLEFRESH.
Proses pembuatan prototipe ini diawali dengan membersihkan sabut kelapa, kemudian dibentuk dan dipadatkan sesuai ukuran kaki. Setelah itu, jahe yang telah dihaluskan menjadi bubuk ditaburkan di atas anyaman sabut tersebut sebelum akhirnya ditutup menggunakan lapisan alas sepatu.
Meski saat ini kualitas produk masih dalam tahap penyempurnaan dan efektivitas antibakterinya belum diuji secara laboratorium ilmiah mendalam, SOLEFRESH dinilai memiliki potensi dampak yang sangat positif. Selain membantu masyarakat mengatasi bau kaki tanpa bahan sintetis, produk ini juga mendukung terwujudnya Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 12 dan 13 melalui pengurangan limbah sabut kelapa dan pemanfaatan bahan organik yang mudah terurai. Melalui langkah awal ini, diharapkan SOLEFRESH dapat terus dikembangkan hingga membuka peluang bisnis baru yang bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.
BAPPERIDA