TEMANGGUNG – Dua inovator kembar asal Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Zuliyati dan Zuliyatun, menciptakan solusi pembersih yang aman dan ekonomis melalui "SINARENG" (Sabun Cuci Piring Sereh Alami Khas Temanggung). Inovasi ini resmi diajukan dalam ajang Lomba KRENOVA Kabupaten Temanggung Tahun 2026.
Produk ini memanfaatkan melimpahnya tanaman sereh lokal sebagai komponen utama antibakteri dan antiseptik alami. Selain ampuh mengikis lemak dan menghilangkan bau amis, aroma minyak atsiri dari rebusan sereh segar ini juga berfungsi sebagai pengusir alami bagi lalat dan semut di area pencucian.
Keunggulan utama inovasi SINARENG meliputi:
- Ramah di Kulit: Menggunakan ekstrak alami sehingga formula lebih aman dan minim risiko iritasi dibandingkan sabun konvensional.
- Efisiensi Ekonomi Tinggi: Menekan biaya belanja rumah tangga hingga 280,95%. Biaya produksi mandiri hanya Rp5.250/liter, jauh lebih hemat dibanding harga sabun bermerek di pasaran yang mencapai Rp20.000/liter.
- Peluang Usaha IRT: Dengan modal produksi Rp128.000 per 20 botol dan harga jual Rp10.000/botol, usaha rumahan ini mampu meraup keuntungan sebesar 56%.
- Sudah Legal & Teruji: Inovasi ini telah diterapkan di masyarakat serta mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Sertifikat Penyuluhan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
Untuk memperluas dampak ekonominya, tim inovator juga aktif melakukan pelatihan pembuatan sabun kepada kelompok ibu-ibu PKK di wilayah Kecamatan Ngadirejo dan Bulu guna mendorong kemandirian ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
BAPPERIDA