TEMANGGUNG – Guna memperkuat ketahanan keluarga, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Temanggung resmi mengajukan proposal inovasi berjudul "Merajut Asa" dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) Kabupaten Temanggung Tahun 2026. Inovasi yang diinisiasi oleh Ketua TP PKK Temanggung, Ny. Panca Dewi, SH, ini hadir sebagai langkah preventif untuk menekan angka kenakalan remaja, bahaya narkoba, hingga pernikahan dini.
Melalui Metode RASA (Ruang Aman Saling Afirmasi), program ini menawarkan solusi komunikasi dua arah antara orang tua dan anak tanpa ketergantungan teknologi (Low Cost, High Impact). Aktivitas yang berjalan selama 3 hingga 4 jam ini meliputi sistem kelas terpisah (Dual-Class System), simulasi konflik harian oleh PKK Zillenial "Yufa Shakti", serta sesi bonding dan refleksi emosional langsung.
Sebelum didaftarkan ke ajang KRENOVA 2026, "Merajut Asa" telah sukses diuji coba secara masif. Sejak diluncurkan pada 30 September 2025, program berbasis anggaran sharing (APBD, DPA Kecamatan, dan 60% APBDes) ini telah menyisir 20 kecamatan se-Kabupaten Temanggung dengan melibatkan ratusan pasang orang tua dan anak.
Gerakan ini juga mendapat dukungan kuat lewat kolaborasi lintas sektor, mulai dari Dinpermades, BNNK, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga sektor perbankan lokal (Bank Temanggung dan BKK Temanggung) melalui bantuan CSR. Melalui inovasi ini, TP PKK Temanggung berharap dapat terus membangun kedekatan emosional keluarga demi mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman dan suportif.
BAPPERIDA