TEMANGGUNG – Prihatin dengan fenomena meningkatnya kecanduan smartphone dan penurunan motivasi belajar pada anak di bawah umur, tim inovator muda dari SMK Negeri Bansari Kabupaten Temanggung menciptakan sebuah solusi kreatif berupa papan permainan edukatif bernama "EDUPLAY".
Inovasi ini dikembangkan oleh Tim SmartLogic yang diketuai oleh Uly Zahrotul Laely bersama anggotanya, Shita Putri Alesya, di bawah bimbingan program kejuruan Desain Komunikasi Visual (DKV). Melalui EDUPLAY, mereka berhasil menyulap permainan papan konvensional menjadi media pembelajaran interaktif yang berfokus pada pembentukan karakter, kreativitas, dan jiwa wirausaha anak sejak dini.
"EDUPLAY dirancang khusus sebagai media belajar sambil bermain yang disesuaikan dengan kurikulum terbaru sekolah dasar (SD). Kami menyediakan 6 paket permainan untuk jenjang kelas 1 hingga kelas 6 SD," ungkap Tim SmartLogic dalam laporannya.
Papan permainan ini dilengkapi dengan visual desain bertema menarik, berwarna, dan aturan main yang sangat mudah dipahami oleh anak-anak. Setiap paketnya dibekali dengan 80 kartu soal dari berbagai mata pelajaran serta 20 kartu soal kosong yang dapat disesuaikan kebutuhan, lengkap dengan pion permainan yang menarik serta kualitas cetak yang awet.
Kehadiran EDUPLAY dinilai membawa dampak positif yang masif bagi perkembangan anak. Selain efektif mengurangi ketergantungan pada gadget, permainan ini terbukti mampu meningkatkan konsentrasi, melatih kemampuan berpikir kritis, merangsang imajinasi, serta mengasah keterampilan sosialisasi dan emosional anak melalui kerja sama tim.
Melalui inovasi ini, para siswa SMK Negeri Bansari tidak hanya berhasil menciptakan sarana pembelajaran alternatif yang aktif dan bermakna bagi anak-anak SD di rumah maupun di sekolah, tetapi juga menjadi wadah nyata bagi mereka dalam mengasah kreativitas dan belajar berwirausaha secara mandiri.
BAPPERIDA