Temanggung, 12 Juni 2025 — Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Temanggung menerima kunjungan akademik secara daring dari Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka kegiatan Presentasi Hasil Akhir Joint Studio Magister.
Kegiatan yang dilaksanakan melalui platform Zoom ini merupakan bagian dari program kolaboratif antara mahasiswa magister SAPPK ITB dan Pemerintah Kabupaten Temanggung dalam mengkaji isu-isu strategis wilayah, khususnya dalam aspek perencanaan ruang dan pembangunan berkelanjutan.
Presentasi yang dimulai pukul 13.00 WIB ini memaparkan hasil kajian lapangan dan analisis mendalam yang dilakukan oleh mahasiswa magister SAPPK ITB selama program Joint Studio berlangsung. Kajian tersebut mencakup berbagai aspek seperti penataan kawasan, perencanaan kota berkelanjutan, pengembangan kawasan wisata berbasis budaya dan alam, rencana pengembangan transportasi, hingga solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan di Temanggung.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dan perencana dari berbagai perangkat daerah, antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perhubungan, serta perwakilan dari bidang-bidang teknis di lingkungan Bappeda seperti Bidang LITBANG dan Bidang PESDAI.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta dari Pemerintah Kabupaten Temanggung memberikan tanggapan, pertanyaan, dan masukan konstruktif terhadap hasil studi yang dipresentasikan. Diskusi ini memperkaya pemahaman kedua belah pihak serta membuka peluang untuk sinergi lanjutan dalam perencanaan pembangunan daerah.
Kepala Bappeda Kabupaten Temanggung, Dr. Hendra Sumaryana, M.T., menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin dengan ITB. “Kegiatan ini tidak hanya memberikan masukan ilmiah bagi pemerintah daerah, tetapi juga memperkaya pemahaman lintas sektor dalam menyusun kebijakan pembangunan yang inklusif dan berbasis data,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang antara Pemkab Temanggung dan institusi pendidikan tinggi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
#TerusBergerakTerusBerinovasi
@pemkabtmg
@mediacentertemanggung
BAPPERIDA